Home » » Panduan membedakan jenis kelamin burung

Panduan membedakan jenis kelamin burung


Panduan membedakan jenis kelamin pada beberapa jenis burung kicauan
kadang sewaktu membeli burung bakalan , kita sering dibuat bingung apakah burung bakalan yang akan kita beli tersebut berjenis kelamin jantan atau betina. tetapi kalau kita setidaknya mepunyai gambaran mengenai perbedaan jenis kelamin dari burung kicauan tentulah hal itu tidak akan membuat kita bingung memilih lagi biarpun sebenarnya patokan yang kita gunakan tersebut ternyata belum sepenuhnya 100 persen jitu, bisa saja kita salah menerka jenis kelaminnya. tetapi setidaknya kita sudah berusaha memilih yang terbaik sebagai momongan kita, dan kalaupun ternyata diluar perkiraan semula kita , mungkin memang belum jodohnya kita memiliki burung yang seharusnya kita pilih :) 



disini saya hanya memberi beberapa patokan biar anda sebagai kicau mania pemula tidak lagi dibuat pusing bagaimana menentukan burung jantan atau betina. 

Panduan sewaktu membeli burung bakalan di pasar pasar burung
Panduan ini berlaku untuk burung yang sudah berusia diatas 5 bulanan.


Burung jantan biasanya : 
memiliki warna yang lebih cerah atau tegas daripada burung betina 
memiliki sorot mata yang tajam dan berbeda dari mata betina yang biasanya terlihat sayu. 
Bulu dada yang lebih sering merekah dengan dada yang seperti terbelah vertikal. 
Bulu ekor yang lebih panjang dari pada ekor burung betina. 
Suara yang lebih kencang, tegas dan penuh variasi.
Cengekeraman kaki yang kuat serta dengan gaya berdiri yang tegak tidak membungkuk, sedang pada beberapa jenis burung seperti Anis Kembang biasanya berdirinya lebih tegak dengan paha yang kelihatan dibanding betina yang rata rata menyembunyikan pahanya (tidak kelihatan). 


Pada beberapa burung jantan juga memiliki perbedaan yang mencolok dari betina, misalnya warna warna khusus yang bisa dilihat langsung dari tubuh atau salah satu bagian tubuhnya seperti : 


Paruh :
paruh yang berwarna hitam atas maupun bawah paruhnya biasanya jantan. berlaku pada burung sejenis ciblek, prenjak,cucak hijau ,dll
Bagian dalam paruh yang berwarna hitam dengan pinggiran lidahnya berwarna hitam biasanya berlaku untuk burung sejenis Cipo/ sirtu 
Pada beberapa burung paruh bengkok biasanya jantan betina ditentukan dari warna ataupun bentuk paruhnya seperti parkit yang berwarna kebiruan untuk jantan sementara betina berwarna putih pada pangkal hidungnya. dan lovebird yang berparuh panjang lebih cenderung diprediksi sebagai jantan dibanding betina yang berparuh pendek/pesek. 


Warna bulu : 
Pada jenis jenis tertentu lebih mudah membedakan jantan betina dari warna di bulunya seperti : 
Tledekan gunung jantan yang berbeda warna pada bagian kepalanya dengan tledekan gunung betina. 
Begitu juga dengan kacer jantan yang berwarna hitam berbeda dengan kacer betina yang berwarna dominan keabu abuan. 
Dan muray batu jantan yang berwarna hitam kebiru biruan dengan muray betina yang terlihat hitam kusam. 
Cucak hijau jantan yang kelihatan dari warna pada lehernya yang hitam yang disebut dengan topeng. 
Dan juga pada beberapa jenis burung lain yang kelihatan sekali perbedaannya 


Suara : 
Suara burung jantan maupun betina kadang kadang memiliki kesamaan, kemiripan dan juga volume suara yang bisa juga kencang. tetapi pada beberapa burung biasanya terlihat jelas perbedaannya seperti : 
Kacer, Muray Batu, Tledekan : Suara hampir mirip dengan jantan penuh variasi tetapi volume suara lebih pelan dibanding jantan  yang bersuara lebih kencang dengan isian yang banyak dibanding dengan betina yang lebih sering mengulang lagunya. 
Anis : Baik anis merah jantan atau betina sama sama bisa bersuara mulai dari ngeriwik hingga ngeplong seperti halnya Anis kembang, perbedaannya bagi Anis Merah adalah yang betina tidak bisa teler seperti yang jantan dan akan terlihat jelas jika ditempel dengan burung Anis merah jantan yang teler maka burung betina akan mengeleper ngeleperkan sayapnya sambil mendecir. 
Pleci kacamata : Jantan betina sama sama ngeriwik dan teler perbedaannya adalah betina lebih sering memanggil dan cuma berakhir pada tahapan ngeriwik saja tidak bisa bersuara kencang ( ngeplong/ngeroll ) seperti layaknya pleci jantan. 
Kenari : Pada burung kenari yang jantan setelah umur 5 bulanan biasanya akan lebih sering mengeluarkan suara kecilnya ( belajar bunyi ) sementara betina akan keluar suaranya setelah berusia dewasa yaitu ngeroll suara asli kenari yang jantan namun dengan suara yang pendek atau putus putus. 

Pada burung burung yang lainnya hampir bisa dikatakan ada sebagian burung yang cuma mengeluarkan suara asli betinanya saja dengan kata lain tidak bervariasa / monoton seperti Poksay Hongkong Pipi Putih betina, Hwamey betina, Robin betina, Ciblek dan prenjak betina, dll 


Jika kesulitan membedakan burung jantan dan betina , para penggemar burung kicauan biasanya akan melihat perbedaannya dengan jalan meraba supit udangnya . jika jantan akan terasa lebih tajam dan keras dibanding betina yang terasa lembek dan begitu ditekan pelan supit udangnya akan terasa bergeser. ada juga yang melihat dari ven/dubur yang mana ven jantan akan terlihat lebih panjang dan tegak vertikal dibanding betina yang memiliki ven sangat pendek dan posisinya lebih condong mengikuti arah ekor. bahkan ada beberapa yang menggunakan metoda pendulum untuk mengetahui jantan atau betinanya . 

Demikian penjelasan singkat mengenai beberapa perbedaan burung jantan dan betina pada beberapa jenis burung dan mudah mudahan tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda semua, mohon maaf jika ada kesalahan ataupun kekurangan dalam tulisan ini.. salam kicau :)
Bagikan untuk semua : :

3 comments :

Anonymous mengatakan...

thank infonya kang :) salam kicau

Rooney Shiori mengatakan...

Makasi infonya

Rooney Shiori mengatakan...

Alhamdulillah makasi infonya

Poskan Komentar

 
Support : Copyright © 2011. Tabloid Burung - All Rights Reserved
HOBI ELEKTRONIKA by Inilah dunia kita Copyright (c) 2013
DUNIA DAN HOBBI ELEKTRONIKA Video Burung | Gambar Burung | INILAH DUNIA KITA | -.